Gorontalo – Kedatangan Kapolda Gorontalo yang baru bersama Ketua Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia disambut meriah dengan prosesi adat Mopotilolo, salah satu tradisi khas Gorontalo. Acara penyambutan ini digelar di Bandara Djalaluddin Gorontalo dan dihadiri pejabat daerah, tokoh adat, serta masyarakat.
Simbol Harmoni dan Kebersamaan
Begitu juga dengan kedatangan Ketua KY RI yang menjadi momentum penting mempererat sinergi antara lembaga penegak hukum di daerah dan pusat.
“Ini bukan hanya seremoni, tapi wujud komitmen kebersamaan antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat,” ujar Gubernur Gorontalo.

Baca juga: Ribuan UMKM Gorontalo Terima Bantuan Usaha dari Gusnar-Idah
Harapan dari Kapolda Baru
Dalam sambutannya, Kapolda Gorontalo yang baru menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat masyarakat. Ia menegaskan siap menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, serta menjalin komunikasi erat dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kami akan bekerja maksimal untuk melayani dan melindungi masyarakat Gorontalo, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ucap Kapolda.
Peran Ketua KY RI
Kehadiran Ketua Komisi Yudisial RI di Gorontalo turut menambah khidmat acara. Ketua KY menyampaikan pentingnya menjaga integritas aparat penegak hukum dan berharap kerja sama antara KY, kepolisian, serta lembaga hukum daerah dapat berjalan lebih baik.
“Integritas dan kepercayaan publik adalah pondasi keadilan.
Dukungan dari Masyarakat
Masyarakat Gorontalo yang hadir juga menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka berharap dengan kehadiran Kapolda baru dan perhatian langsung dari Ketua KY, Gorontalo semakin maju, aman, dan tertib.
“Harapan kami, pejabat yang baru datang bisa benar-benar dekat dengan rakyat,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.





