, ,

Program Dirosa Jadi Solusi Tuntaskan Buta Huruf Al-Qur’an di Gorontalo

oleh -620 Dilihat

Ruang Gorontalo– Upaya menuntaskan buta huruf Al-Qur’an di Provinsi Gorontalo terus digencarkan. Salah satunya melalui Program Dirosa (Dirasah Orang Dewasa), sebuah gerakan pendidikan Al-Qur’an yang kini semakin mendapat perhatian luas. Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan pentingnya program ini sebagai solusi nyata dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an masyarakat, khususnya di kalangan perempuan dan generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Idah saat menghadiri Talkshow Muslim sekaligus Tasyakuran Dirosa Angkatan VI Muslimah Wahdah Daerah Kota Gorontalo, yang digelar di Gedung Azlea, Minggu (14/9/2025).

Apresiasi Sinergi Muslimah Wahdah

Dalam sambutannya, Idah memberikan apresiasi tinggi kepada Muslimah Wahdah Daerah Kota Gorontalo yang dinilainya konsisten membangun sinergi dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta unsur pentaheliks lainnya dalam mendukung program pengentasan buta aksara Al-Qur’an.

“Upaya ini tentu sangat berarti, karena kemampuan membaca Al-Qur’an bukan hanya kebutuhan dasar umat Islam, tetapi juga solusi dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup, khususnya bagi kaum perempuan,” ujar Idah dengan penuh semangat.

Menurutnya, literasi Al-Qur’an akan membentuk pribadi muslim yang lebih tangguh, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman. Program seperti Dirosa bukan hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga bagi masyarakat luas karena dapat menumbuhkan budaya cinta Al-Qur’an.

Metode Dirosa: Belajar Al-Qur’an untuk Semua

Kegiatan Tasyakuran ini dirangkaikan dengan wisuda 300 peserta yang berhasil menuntaskan Program Dirosa tahun 2025. Program ini merupakan unggulan Muslimah Wahdah yang dirancang untuk orang dewasa maupun remaja, dengan metode pembelajaran Dirasah Orang Dewasa (Dirosa).

Melalui metode ini, peserta dapat belajar membaca Al-Qur’an secara sistematis, intensif, dan sesuai kaidah tajwid. Tidak hanya itu, suasana belajar juga dibuat inklusif dan menyenangkan, sehingga para peserta merasa nyaman meski sebelumnya belum terbiasa membaca huruf Arab.

Program Dirosa Didorong Tuntaskan Buta Huruf Al-Qur'an – Berita Gorontalo

Baca Juga: Pemprov Gorontalo Tanam Jagung di Sepanjang Jalur Strategis GORR

“Semoga ilmu yang diperoleh membawa keberkahan, mendekatkan kita semua kepada Al-Qur’an, serta menjadi amal jariyah bagi para pembimbing dan pengajar,” tambah Idah.

Tausiah dan Motivasi

Acara ini juga menghadirkan Ustadzah Syamsi Asni Maknun sebagai narasumber utama. Selama tiga hari di Gorontalo, beliau berbagi ilmu, memberikan tausiah, sekaligus menekankan pentingnya interaksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, membaca Al-Qur’an bukan sekadar ibadah, melainkan fondasi yang dapat membimbing umat Islam dalam mengambil keputusan, memperbaiki akhlak, serta memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

Dengan keberhasilan ratusan peserta menyelesaikan Program Dirosa, Idah berharap gerakan ini terus diperluas hingga ke pelosok desa. Ia mendorong agar lebih banyak pihak terlibat, baik lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, maupun pemerintah, sehingga cita-cita menuntaskan buta huruf Al-Qur’an di Gorontalo dapat segera terwujud.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.